<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget' title='News Widget'>News Widget</a></div>

Jasa pembuatan Sistem Informasi

Kami menerima jasa pembuatan sistem informasi berbasis pemrograman PHP dan menggunakan database MySQL serta keamanannya menggunakan algoritma enkripsi yang disesuaikan kebutuhan pengguna

Produk Kami

Kami juga menyediakan berbagai macam produk seperti: Alat Peraga Pendidikan semisal Magic Disk dan permainan untuk balita batita, Kuliner ala Merapi semisal buah salak, Perlengkapan bayi semisal pampers, Kebutuhan Rumah Tangga semisal clean ball yang hebat dll

Tampilkan postingan dengan label iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iptek. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 April 2012

Android dan iPhone Dominasi Pasar Ponsel AS

KOMPAS.com - Pasar ponsel di Amerika Serikat didominasi oleh dua model smartphone, yaitu ponsel dengan sistem operasi Android dan iPhone. Keduanya menjadi smartphone idola di negaranya Barack Obama tersebut.

Berdasarkan riset terbaru Nielsen, dari keseluruhan pelanggan seluler di AS, sebanyak 49,7 persen adalah pengguna smartphone. Dari jumlah itu, smartphone yang paling banyak digunakan adalah perangkat Android dan Apple iPhone.

Sebanyak 48 persen pengguna smartphone adalah pengguna perangkat Android. Apple berada di bawahnya, yakni 32,1 persen. Sedangkan pengguna BlackBerry sebesar 11,6 persen dan sisanya merupakan pengguna smartphone yang lain.

Hasil riset terbaru Nielsen ini tak jauh berbeda dengan hasil riset yang dilakukan ComScore, yang dirilis pada 6 Maret 2012 lalu. Comscore melakukan riset selama 3 bulan, yang dimulai sejak Januari 2012.

Dari hasil penelitian Comscore, sebanyak 48,6 persen pengguna smartphone menggunakan perangkat Android, lalu Apple 29,5 persen, BlackBerry 15,2 persen, dan Windows Phone 4,4 persen.

Nielsen memprediksi, Apple akan mengalami lonjakan pengguna setelah iPhone 5 diluncurkan. Pasalnya, dari hasil riset, Nielsen pernah menemukan bahwa pengguna Apple meningkat 25,1 persen dalam waktu 3 bulan, setelah iPhone 4S diluncurkan.

Jumat, 09 Maret 2012

Label Norton 360 Hadir dalam Dua Produk

KOMPAS.com - Produk keamanan Norton dari Symantec memiliki lini premium bernama Norton 360. Nama Norton 360 kini telah disematkan pada dua produk.

Pertama adalah Norton 360 6.0, versi terbaru dari Norton 360 yang merupakan peranti lunak keamanan komputer paling premium dari jajaran Norton yang ada.

Sedangkan yang kedua adalah Norton 360 Everywhere. Kata Everywhere (di mana-mana) merujuk pada cakupannya mengamankan komputer dan gadget (ponsel dan tablet Android).

Di Indonesia, Norton 360 6.0 akan tersedia pertengahan Maret 2012. Sedangkan Norton Everywhere baru akan tersedia di pasar tertentu pada pertengahan 2012.

David Hall, Regional Consumer Marketing Manager, Asia Pacific, Symantec, mengatakan Norton 360 Everywhere dimaksudkan untuk melindungi data penting dan informasi pribadi di banyak perangkat.

Symantec merujuk pada studi dari Accenture yang mengatakan mulai banyak rumah tangga yang memiliki hingga 20 perangkat digital, termasuk ponsel, tablet dan komputer.

Artinya, perangkat yang banyak dan beragam itu bisa mengandung data penting atau informasi pribadi yang pada hakikatnya juga butuh dilindungi.

Untuk Norton 360 6.0, beberapa fitur masih jadi andalan produk tersebut. Mulai dari Norton Identity Safe, Norton Management, Bandwidth Management hingga kemampuan Backup.

Norton 360 6.0 tersedia di kisaran Rp 489.000 untuk edisi standar yang mencakup penyimpanan online 2GB. Harganya akan berbeda-beda sesuai varian, misalnya lisensi 3 PC 1 tahun, 1 PC 1 tahun, 1 PC 3 tahun dan sebagainya.

Sony shows off PlayStation Vita’s augmented reality chops at GDC, leaves the AR marker cards at home

The PlayStation Vita’s current augmented reality mini-games may be anchored to a handful of marker cards, but it doesn’t have to be that way. Front and center at Sony’s GDC booth was “Magnet,” a developer tech demo that shows off the next generation handheld’s markerless chops. The application maps out the texture and patterns to create its own marker, which would allow developers to create more natural AR experiences that won’t burden players with the hassle of carrying around marker cards. Sony says the tech demo won’t be evolving into a full game, but hopes it will inspire developers to build something new and exciting for the handheld. Although staff on hand couldn’t say for sure that this is an off-shoot of Sony’s SmartAR technology, we think it looks awfully familiar.